Recent Posts

Tepuk Tangan Meriah dan Penanya Salah Tingkah Saat Dr Zakir Naik Jawab Syubhat Poligami

Sabtu, 15 April 2017
Dr Zakir Naik dan Elyana
Dr Zakir Naik dan Elyana




Elyana telah mendengar jawaban Dr Zakir Naik tentang poligami. Dr Zakir Naik menjelaskan, salah satu alasan logisnya adalah karena populasi perempuan lebih banyak dari laki-laki. (Baca: Poligami Bukti Muslim Tak Bermoral? Jawaban Dr Zakir Naik Bikin Wanita Non-Muslim Ini Tercengang)

Wanita non muslim yang berprofesi sebagai guru itu kemudian melihat satu celah. “Berarti jika populasi laki-laki meningkat, wanita boleh memiliki dua atau tiga istri?”

Dr Zakir Naik justru senang dengan pertanyaan ini.

“Itu pertanyaan bagus, engkau memiliki pertanyaan hipotesis. Tapi Tuhan pencipta kita, Dia lebih tahu daripada aku dan engkau. Dia adalah pencipta kita,” kata Dr Zakir Naik disambut tepuk tangan hadirin.

“Alasannya, Tuhan menciptakan wanita sebagai gender yang kuat. Secara medis wanita lebih kuat dari pria. Aku adalah seorang dokter medis, secara medis wanita hidup lebih lama daripada pria. Kita berpikir pria lebih kuat. Ya, kuat secara fisik namun secara medis wanita lebih kuat. Rata-rata, wanita hidup lebih lama beberapa tahun daripada pria.”






“Dan berkenaan dengan pertanyaan utamamu, bahwa Islam memperbolehkan pria memiliki istri lebih dari satu (poligini), namun melarang wanita memiliki suami lebih dari satu (poliandri). Mengapa?

Jika pria memiliki lebih dari satu istri dan anaknya lahir, engkau bisa dengan jelas mengidentifikasi siapa ayah dan siapa ibunya. Tapi jika wanita memiliki dua suami, ketika anaknya lahir, engkau bisa mengidentifikasi ibunya namun tidak bisa mengidentifikasi siapa ayahnya,” jawaban Dr Zakir Naik disambut tepuk tangan meriah, sementara sang penanya terlihat salah tingkah.

“Jika engkau memasukkan anak ke sekolah dan ditanya siapa ayahnya, engkau mungkin akan memberinya dua nama”, lanjutnya.

“Sekarang ilmu medis telah maju, ada tes DNA. Kita bisa mengetahui siapa ayahnya, namun di zaman dulu belum ada tes DNA. Dan Islam itu terus berlaku sejak diturunkan di zaman Nabi hingga berakhirnya dunia ini. Dan bukan hanya ini alasannya.

Secara biologis, laki-laki memiliki nafsu lebih daripada wanita.

Ketiga, pria bisa melayani banyak istri sedangkan wanita tidak bisa melayani banyak suami karena ada masa menstruasi.

Dan saat ini, ilmu pengetahuan memberitahukan kepada kita bahwa jika seorang pria memiliki lebih dari satu pasangan seksual (istri) dan mereka saling setia, maka hubungan mereka tidak akan menimbulkan penyakit seksual. Namun jika wanita memiliki lebih dari satu pasangan seksual, ia memiliki lebih dari satu suami, maka resiko penyakit seksual akan lebih tinggi. Wanita akan mendapatkan penyakit dan ia akan menularkan kepada suami-suaminya. Jadi secara medis tidak baik bagi seorang wanita memiliki lebih dari satu pasangan seksual.” [Zakir-Naik.net]





Tidak ada komentar:

Posting Komentar